By Peter Phelan*
Most analyst of the insurance market in Indonesia would agree that insurance penetration rates are very low. This is especially true of general insurance, life insurers having made more deep inroads into the general market. Given the size of the population of Indonesia and the developing complexities of the consumer and business markets (as they increase their already growing position of importance on the world stage) it is a concern that insurance is so infrequently purchased.
Of course, no-one wants to spend too much money on insurance, and I am including my self in this category. You can not touch insurance, smell it or see it – it’s an intangible. In return for your money you get simply a document which offers a promise. It is not at all as interesting as the other things you can spend money on – cars, mobile phones and computers. However, the key service which the insurer offers – the payment of claims in circumstance of distress to the policyholder – is always appreciated if a claim has to be made. I never met anyone who regretted buying insurance when they have to make a claim!
Large corporations always have detailed insurance plans in place. They work closely with insurance brokers and advisers to ensure that the risks they face in their business activities are adequately covered. Most of the risks their cover are the ones which leave the company open to financial loss, through damage to plant and property or through an inability to trade due to a catastrophic market event. It’s clear that they know something important – that risks are worth managing.
But in the corporate world the risks are often large, and therefore very obvious to see, plan for and ultimately manage. In the consumer markets, where the day to day risks are not clear to the ‘risk takers’ it may not be so simple. But those risks can quickly become apparent.
Here is story from my weekend which makes the point. One of the waitresses at my golf club owns a motorbike but had not insured either her health or the bike. She was involved in a accident with that bike recently and was left with a large financial loss in repair cost to the bike. In addition, she has an injury to her right foot which (after being left untreated for a week, no money to pay for effective medical treatment) brought about the onset of infection and the potential amputation of her toes.
My company offers insurance products to people like her – there are two plans we call ACE Ultima Proteksi and ACE Prima Proteksi – which would provide personal accident cover for her current situation, with premiums from under 200,000 Rupiah per year (which is around one third of what my waitress friend pays for the bike repayments each month!). in her case some good Samaritans (golf club members) stepped in with financial assistance – others like her may not be so lucky!
Does this story show the value of insurance to ‘ordinary people’? I think so because if she had an insurance plan in place her outcome would have been very much more certain.
In other parts of the world insurance purchases have grown in line with wealth. When you have something worth protecting then insurance is purchased if (a) the item or person you want to protect has some value, and (b) you cannot easily afford to replace that the item or person. But that does not tell the whole story, as there are some other requirements which must be met before insurance product become the ‘answer’ to the typical risks faced by ordinary people.
Insurance products have to be affordable – it is not an answer if it too expensive for must purchases. They should be accessible – distribution channels and sales people have to be communicating with the customer. They should provide a complete and permanent solution to the problem or risk – meaning also that they should not be easily cancelable. The products must also be understandable (clear language and concepts) and be relevant to the consumer needs.
Let me comment lastly on that very key aspect of accessibility. On the distribution side, in my experience, the most sales people stop trying to simply sell their products and start talking to their customers about their lives, lifestyle and choices. All people have dreams, ambitions, fears, hopes, and expectations which they wish to fulfill whatever their financial luck. Insurance helps smooth out any rough areas, providing financial assistance to ensure the maintenance of lifestyle and life plans, a form of financial continuity which most people would prefer. If they had a choice!
As sales people, we in the industry can achieve more by focusing on what matters to the client and constructing our solutions around that. To understand what the client wants, and we should repeat this until we do it, we have to listen to the client! We will all sell more policies that way than if we just talk at the client, something which still happens too frequently with disappointing results.
Peter Phelan is the Chief Executive Officer of PT. ACE INA Insurance
Media Asuransi. Januari 2009. No.216. Tahun XXX
Sabtu, 21 Maret 2009
Rabu, 11 Maret 2009
Proteksi Diri dan Keluarga Kita Dengan Asuransi
Secara terminologis, mekanisme industri asuransi jiwa merupakan pengumpulan dana oleh sekelompok nasabah dalam bentuk premi kepada perusahaan asuransi, sesuai ketentuan dan kesepakatan yang berlaku. Dana tersebut dikumpulkan dan dikelola oleh perusahaan asuransi secara kolektif.
Pada saat pemegang polis mengalami kejadian atau malapetaka, dan kondisi tersebut sesuai proteksi yang diperjanjikan, perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang dari dana kumpulan/kelolaan untuk membantu yang bersangkutan dalam mengatasi kerugian ekonomi akibat kejadian tersebut.
Manfaat Asuransi Jiwa
Mengapa Anda perlu melengkapi diri dengan produk asuransi jiwa? Saya akan menguraikan lima hal yang bisa menjadi pertimbangan berharga bagi Anda:
Pertama, memastikan bahwa keluarga Anda memiliki dana yang cukup seandainya Anda meninggal dunia secara tiba-tiba. Atau, keluarga Anda mendapatkan proteksi manakala Anda mengalami cacat tetap secara total akibat penyakit yang Anda derita sehingga Anda tidak dapat bekerja seperti sedia kala.
Tentu saja, kita tidak pernah mengharapkan terjadinya musibah ini. Kalaupun itu terjadi, ketika Anda sudah memproteksi diri dengan produk asuransi jiwa, keluarga sebagai ahli waris akan mendapatkan perlindungan berharga terhadap risiko terjadinya hal-hal tak terduga dalam bentuk uang pertanggungan.
Kedua, memastikan bahwa keluarga Anda dapat mempertahankan standard kualitas hidup manakala Anda meninggal dunia. Tanpa proteksi dari asuransi jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan sumber penghasilan keluarga hilang sehingga standard kehidupan keluarga Anda selanjutnya mengalami penurunan.
Kondisi tak terduga dan dampak negatif tersebut bisa dieliminasi bila Anda sudah memiliki polis asuransi jiwa. Polis asuransi yang Anda miliki akan memberikan kompensasi finansial dalam bentuk uang pertanggungan dan manfaat asuransi lainnya bagi keluarga Anda sebagai ahli waris. Sudah tentu, kompensasi yang mereka dapatkan sesuai dengan program asuransi yang Anda beli.
Ketiga, membiayai pendidikan anak-anak Anda. Saat ini, kebutuhan pendidikan dari waktu ke waktu mengalami peningkatan cukup signifikan. Ada banyak orang tua yang dipusingkan dengan besarnya biaya sekolah untuk anak-anak mereka yang mau masuk ke jenjang SD, SMP, SMU, atau Perguruan Tinggi.
Ketika Anda sudah mengikutsertakan anak-anak Anda tercinta dalam polis Asuransi Pendidikan, atau polis asuransi Anda sudah mencakup perencanaan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak, beban berat yang ada di pundak Anda dalam membiayai pendidikan mereka sudah bisa teratasi.
Ketika Anda membayar premi, ibaratnya Anda menyicil sedikit demi sedikit untuk kebutuhan masa depan anak-anak Anda. Pada saat mereka memasuki usia sekolah sesuai ketentuan dalam polis, uang pertanggungan akan keluar atau dapat ditarik. Dana dari uang pertanggungan ini akan sangat membantu Anda ketika anak-anak memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.
Keempat, memenuhi kebutuhan Anda di hari tua atau tersedianya tabungan hari tua. Pada saat Anda masih masuk dalam usia produktif, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang maksimal, dan itu sesuai dengan kontribusi yang Anda lakukan.
Seiring dengan berjalannya waktu, usia Anda terus bertambah, dan sampai pada satu titik Anda akan memasuki masa pensiun. Saat itulah, premi yang Anda bayarkan untuk keperluan hari tua akan bisa membantu Anda dalam mencukupi beragam kebutuhan. Anda tetap menerima dana yang cukup untuk kebutuhan Anda dari bulan ke bulan.
Kelima, memastikan bahwa Anda mendapatkan tambahan penghasilan manakala Anda menghadapi sakit yang serius atau kecelakaan fatal. Realitanya, tidak ada seorang pun yang membayangkan akan mengalami hal-hal yang fatal, misalnya kecelakaan atau mengidap penyakit yang berkepanjangan.
Kalau itu terjadi, dan Anda sudah memproteksi dengan asuransi jiwa, Anda bisa mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko terjadinya hal tak terduga. Dalam segala keadaan yang Anda alami, polis asuransi yang Anda pegang dapat menghasilkan manfaat perlindungan sehingga Anda mendapatkan dana yang cukup selama masa perawatan. Kematian, kemalangan, tidak pernah bisa diprediksi kedatangannya.
Antisipasinya, Anda dan keluarga perlu mendapatkan proteksi melalui produk asuransi jiwa. Premi yang Anda bayarkan bisa mengurangi beban Anda dan orang-orang yang Anda cintai ketika kejadian/kemalangan tak terduga terjadi pada Anda dan keluarga di kemudian hari.
Itu sebabnya, semakin cepat Anda memutuskan untuk memproteksi diri dengan asuransi jiwa, khususnya asuransi syariah maka semakin murah biayanya, dan semakin cepat proteksi yang bisa Anda dapatkan bersama keluarga.
Pilihan ada di tangan anda, tentunya produk perbankan dan asuransi syariah lebih mempunyai banyak keunggulan.
Seperti yang ditulis dalam kompas 23 okt 2008, Syafii Antonio berpendapat, inilah saatnya para bankir mengimani Al Quran. Menunjukkan bahwa muamalah syariah dengan filosofi utama kemitraan dan kebersamaan (sharing) dalam profil dan risiko dapat mewujudkan kegiatan ekonomi yang lebih adil dan transparan. "Inilah saatnya kita membuktikan sistem perbankan syariah dapat menghilangkan wabah penyakit keuntungan minus," katanya.
Pada saat pemegang polis mengalami kejadian atau malapetaka, dan kondisi tersebut sesuai proteksi yang diperjanjikan, perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang dari dana kumpulan/kelolaan untuk membantu yang bersangkutan dalam mengatasi kerugian ekonomi akibat kejadian tersebut.
Manfaat Asuransi Jiwa
Mengapa Anda perlu melengkapi diri dengan produk asuransi jiwa? Saya akan menguraikan lima hal yang bisa menjadi pertimbangan berharga bagi Anda:
Pertama, memastikan bahwa keluarga Anda memiliki dana yang cukup seandainya Anda meninggal dunia secara tiba-tiba. Atau, keluarga Anda mendapatkan proteksi manakala Anda mengalami cacat tetap secara total akibat penyakit yang Anda derita sehingga Anda tidak dapat bekerja seperti sedia kala.
Tentu saja, kita tidak pernah mengharapkan terjadinya musibah ini. Kalaupun itu terjadi, ketika Anda sudah memproteksi diri dengan produk asuransi jiwa, keluarga sebagai ahli waris akan mendapatkan perlindungan berharga terhadap risiko terjadinya hal-hal tak terduga dalam bentuk uang pertanggungan.
Kedua, memastikan bahwa keluarga Anda dapat mempertahankan standard kualitas hidup manakala Anda meninggal dunia. Tanpa proteksi dari asuransi jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan sumber penghasilan keluarga hilang sehingga standard kehidupan keluarga Anda selanjutnya mengalami penurunan.
Kondisi tak terduga dan dampak negatif tersebut bisa dieliminasi bila Anda sudah memiliki polis asuransi jiwa. Polis asuransi yang Anda miliki akan memberikan kompensasi finansial dalam bentuk uang pertanggungan dan manfaat asuransi lainnya bagi keluarga Anda sebagai ahli waris. Sudah tentu, kompensasi yang mereka dapatkan sesuai dengan program asuransi yang Anda beli.
Ketiga, membiayai pendidikan anak-anak Anda. Saat ini, kebutuhan pendidikan dari waktu ke waktu mengalami peningkatan cukup signifikan. Ada banyak orang tua yang dipusingkan dengan besarnya biaya sekolah untuk anak-anak mereka yang mau masuk ke jenjang SD, SMP, SMU, atau Perguruan Tinggi.
Ketika Anda sudah mengikutsertakan anak-anak Anda tercinta dalam polis Asuransi Pendidikan, atau polis asuransi Anda sudah mencakup perencanaan kebutuhan biaya pendidikan untuk anak-anak, beban berat yang ada di pundak Anda dalam membiayai pendidikan mereka sudah bisa teratasi.
Ketika Anda membayar premi, ibaratnya Anda menyicil sedikit demi sedikit untuk kebutuhan masa depan anak-anak Anda. Pada saat mereka memasuki usia sekolah sesuai ketentuan dalam polis, uang pertanggungan akan keluar atau dapat ditarik. Dana dari uang pertanggungan ini akan sangat membantu Anda ketika anak-anak memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut.
Keempat, memenuhi kebutuhan Anda di hari tua atau tersedianya tabungan hari tua. Pada saat Anda masih masuk dalam usia produktif, Anda bisa mendapatkan penghasilan yang maksimal, dan itu sesuai dengan kontribusi yang Anda lakukan.
Seiring dengan berjalannya waktu, usia Anda terus bertambah, dan sampai pada satu titik Anda akan memasuki masa pensiun. Saat itulah, premi yang Anda bayarkan untuk keperluan hari tua akan bisa membantu Anda dalam mencukupi beragam kebutuhan. Anda tetap menerima dana yang cukup untuk kebutuhan Anda dari bulan ke bulan.
Kelima, memastikan bahwa Anda mendapatkan tambahan penghasilan manakala Anda menghadapi sakit yang serius atau kecelakaan fatal. Realitanya, tidak ada seorang pun yang membayangkan akan mengalami hal-hal yang fatal, misalnya kecelakaan atau mengidap penyakit yang berkepanjangan.
Kalau itu terjadi, dan Anda sudah memproteksi dengan asuransi jiwa, Anda bisa mendapatkan perlindungan terhadap berbagai risiko terjadinya hal tak terduga. Dalam segala keadaan yang Anda alami, polis asuransi yang Anda pegang dapat menghasilkan manfaat perlindungan sehingga Anda mendapatkan dana yang cukup selama masa perawatan. Kematian, kemalangan, tidak pernah bisa diprediksi kedatangannya.
Antisipasinya, Anda dan keluarga perlu mendapatkan proteksi melalui produk asuransi jiwa. Premi yang Anda bayarkan bisa mengurangi beban Anda dan orang-orang yang Anda cintai ketika kejadian/kemalangan tak terduga terjadi pada Anda dan keluarga di kemudian hari.
Itu sebabnya, semakin cepat Anda memutuskan untuk memproteksi diri dengan asuransi jiwa, khususnya asuransi syariah maka semakin murah biayanya, dan semakin cepat proteksi yang bisa Anda dapatkan bersama keluarga.
Pilihan ada di tangan anda, tentunya produk perbankan dan asuransi syariah lebih mempunyai banyak keunggulan.
Seperti yang ditulis dalam kompas 23 okt 2008, Syafii Antonio berpendapat, inilah saatnya para bankir mengimani Al Quran. Menunjukkan bahwa muamalah syariah dengan filosofi utama kemitraan dan kebersamaan (sharing) dalam profil dan risiko dapat mewujudkan kegiatan ekonomi yang lebih adil dan transparan. "Inilah saatnya kita membuktikan sistem perbankan syariah dapat menghilangkan wabah penyakit keuntungan minus," katanya.
Jumat, 06 Maret 2009
teknologi (tak) tepat guna
media informasi kini seolah sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari. handphone dengan fasilitas multimedia, kemuadian internet sangat mudah kita jumpai. mulai dari orang dewasa, sampai anak usia sekolah dasar sangar gandrung dengan teknologi ini. dengan teknologi kita akan sangat mudah dan cepat memperoleh informasi yang kita inginkan. namun kini ada kekhawatiran dari orang tua terhadap anak-anak usia sekolah, kebijakan orang tua memfasilitasi anak mereka berupa handphone pada mulanya sebagai sarana komunikasi orang tua dengan anak. namun karena pergaulan yang kurang tepat atau penyalahgunaan teknologi tersebut, anak-anak usia sekolah dapat dengan mudah mendownload konten-konten yang tidak sepantasnya mereka konsumsi. ya... dengan mudah sebuah handphone dengan fasilitas internet dapat mengakses konten-konten dewasa. tentu saja hal ini sangat meresahkan kita sebagai orang tua.
hendaknya kita sebagai orang tua tidak memaksakan diri memberikan fasilitas Hp kepada anak kita, toh fasilitas tersebut belum begitu urgen, kalau toh terpaksa memfasilitasi anak kita dengan Hp, cukup dengan handphone dengan fasilitas SMS dan telepon saja. dan dalam keseharian, sebagai orang tua hendaknya kita selalu berteman akrab dengan anak, selalu melakukan kominikasi aktif dengan anak ketika di rumah, tunjukkan sikap kepedulian kita terhadap anak. ikutkan putra-putri kita dalam kegiatan positif sesuai dengan minat mereka seperti futsal, taekwondo, outbounding dan lain sebagainya. hal tersebut akan meminimalisir bahkan mencegah anak kita melakukan hal-hal negatif.
mari sebagai orang tua kita melakukan pengawasan dini dan pengarahan terhadap perkembangan putra-putri kita karena mereka mempunyai masa depan cerah yang akan mereka gapai.
hendaknya kita sebagai orang tua tidak memaksakan diri memberikan fasilitas Hp kepada anak kita, toh fasilitas tersebut belum begitu urgen, kalau toh terpaksa memfasilitasi anak kita dengan Hp, cukup dengan handphone dengan fasilitas SMS dan telepon saja. dan dalam keseharian, sebagai orang tua hendaknya kita selalu berteman akrab dengan anak, selalu melakukan kominikasi aktif dengan anak ketika di rumah, tunjukkan sikap kepedulian kita terhadap anak. ikutkan putra-putri kita dalam kegiatan positif sesuai dengan minat mereka seperti futsal, taekwondo, outbounding dan lain sebagainya. hal tersebut akan meminimalisir bahkan mencegah anak kita melakukan hal-hal negatif.
mari sebagai orang tua kita melakukan pengawasan dini dan pengarahan terhadap perkembangan putra-putri kita karena mereka mempunyai masa depan cerah yang akan mereka gapai.
Tengok tingkah politisi kita…
Kita patut bangga dan bersyukur menjadi warga negara Indonesia, Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan kemajemukan budaya daerah dan kerukunan kehidupan beragama yang terjaga baik. Bahkan dunia internasional telah mengakui eksistensi Indonesia sebagai negara paling demokratis di dunia, tak heran Indonesia telah menjadi kiblatnya kehidupan berdemokrasi yang sesungguhnya.
Sebentar lagi Indonesia akan menggelar pesta demokrasi, seluruh rakyat Indonesia akan menentukan masa depan negara ini. Menurut saya, masyarakat kita telah dewasa dalam menyikapi kehidupan politik negara ini, masyarakat kita sudah bosan dengan berbagai janji-janji murahan para politisi kita. Masyarakat saat ini hanya menginginkan tindakan nyata dari para politisi untuk merespon keadaan yang sedang terjadi di masyarakat.
Namun ada yang berbeda dengan akhir-akhir ini, media kita dihiasi dengan berbagai ragam iklan politik untuk memamerkan kekuatan dan keunggulan masing-masing partai ataupun figur calon presiden diberbagai media. Mulai dari spanduk, pamflet-pamflet, radio dan telivisi telah menjadi sarana empuk bagi Caleg dan Capres dari berbagai partai peserta pemilu untuk mempromosikan diri. Beragam slogan disampaikan, seolah kita ini sudah hafal apa yang akan mereka sampaikan karena setiap hari kita mendengarnya.
Sebuah fenomena yang kadang menjadi anomali bagi kita semua. Ketika masyarakat kita menginginkan tindakan nyata dari para politisi, masyarakat kita justru disuguhi dengan janji-janji muluk dari politisi kita. Bahkan lewat iklan politik di televisi tak jarang terjadi saling ejek dan saling serang dalam iklan politik yang mereka buat. Bagi mereka biaya miliaran rupiah yang dikeluarkan untuk membuat iklan tak seberapa, bagi mereka yang terpenting adalah menampilkan pesan politik semanarik mungkin untuk memperoleh simpati masyarakat.
Semoga kita sebagai masyarakat tidak dengan mudah termakan angin surga yang ditawarkan para politisi kita. Jangan mudah tertipu dengan kemasan-kemasan menarik saja, namun mari kita tanyakan kembali ke hati nurani kita masing-masing, karena pilihan kita sangat menentukan langkah masa depan bangsa ini. Tentu kita berharap bangsa ini menjadi lebih baik dalam segala bidang kehidupan. Semoga !!
Sebentar lagi Indonesia akan menggelar pesta demokrasi, seluruh rakyat Indonesia akan menentukan masa depan negara ini. Menurut saya, masyarakat kita telah dewasa dalam menyikapi kehidupan politik negara ini, masyarakat kita sudah bosan dengan berbagai janji-janji murahan para politisi kita. Masyarakat saat ini hanya menginginkan tindakan nyata dari para politisi untuk merespon keadaan yang sedang terjadi di masyarakat.
Namun ada yang berbeda dengan akhir-akhir ini, media kita dihiasi dengan berbagai ragam iklan politik untuk memamerkan kekuatan dan keunggulan masing-masing partai ataupun figur calon presiden diberbagai media. Mulai dari spanduk, pamflet-pamflet, radio dan telivisi telah menjadi sarana empuk bagi Caleg dan Capres dari berbagai partai peserta pemilu untuk mempromosikan diri. Beragam slogan disampaikan, seolah kita ini sudah hafal apa yang akan mereka sampaikan karena setiap hari kita mendengarnya.
Sebuah fenomena yang kadang menjadi anomali bagi kita semua. Ketika masyarakat kita menginginkan tindakan nyata dari para politisi, masyarakat kita justru disuguhi dengan janji-janji muluk dari politisi kita. Bahkan lewat iklan politik di televisi tak jarang terjadi saling ejek dan saling serang dalam iklan politik yang mereka buat. Bagi mereka biaya miliaran rupiah yang dikeluarkan untuk membuat iklan tak seberapa, bagi mereka yang terpenting adalah menampilkan pesan politik semanarik mungkin untuk memperoleh simpati masyarakat.
Semoga kita sebagai masyarakat tidak dengan mudah termakan angin surga yang ditawarkan para politisi kita. Jangan mudah tertipu dengan kemasan-kemasan menarik saja, namun mari kita tanyakan kembali ke hati nurani kita masing-masing, karena pilihan kita sangat menentukan langkah masa depan bangsa ini. Tentu kita berharap bangsa ini menjadi lebih baik dalam segala bidang kehidupan. Semoga !!
Kamis, 05 Maret 2009
Ketika Asuransi Telah Menjadi Sebuah Kebutuhan
Dewasa ini kita telah bersama-sama menyaksikan berbagai kejadian-kejadian tak terduga yang terjadi pada awal tahun 2004 samapi sekarang. Mulai dari musibah Tsunami di Aceh, rentetan kecelakaan Arus mudik dan arus balik yang tidak sedikit memakan korban jiwa, kemudian kecelakaan pesawat di sekitar Bandara Polonia di medan, hilangnya pesawat di Majene, tenggelamnya kapal di perairan jepara, dan lain-lain. Manusia memang tidak dapat menebak kejadian yang akan terjadi, peristiwa atau bahkan musibah yang akan menimpa kita. Namun alangkah cermatnya ketika melakukan persiapan dini dalam menghadapi kejadian tak terduga yang suatu saat akan menimpa kita semua.
Dalam kehidupan sehari-hari, ketika pasangan muda suami istri mulai mempunyai buah hati, maka kebutuhan hidup keluarga pun akan membengkak, mulai dari biaya perbaikan rumah tinggal, konsumsi rumah tangga, kemudian ketika anak memasuki usia sekolah maka pengeluaran akan bertambah. Dan kebutuhan biaya akan semakin meningkat seiring kelahiaran anak berikutnya.
Guna menyikapi hal ini, alangkah bijaknya jika kita sebagai orang tua menyiapkan berbagai persiapan antisipatif. Salah satunya adalah dengan ketersediaan tabungan untuk kebutuhan biaya pendidikan, tabungan keluarga, tabungan cadangan untuk biaya harian yang tak terduga. Hal ini mutlak dipersiapkan kita sebagai orang tua sebagai langkah pencegahan dini.
Alternatif lain yang dapat kita ambil adalah dengan mengikuti program Asuransi yang banyak ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Kita dapat mendaftarkan putra-putri kita mengikuti Asuransi Pendidikan yang manfaatnya tampak nyata, yaitu dikarenakan pada tiap jenjang pendidikan, putra-putri kita akan mendapatkan beasiswa. Tentu saja sebagai orang tua kita tidak akan kelabakan menyiapkan dana sekolah karena sudah disiapkan secara terprogram oleh perusahaan asuransi. Kemudian sebagai orang tua kita bergabung dengan program asuransi untuk hari tua, mulai dari asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
Terdapat kesalahpahaman mengenai produk asuransi jiwa, kebanyakan masyarakat kita mengatakan dengan ungkapan-ungkapan “masak usia kita digadaikan?” atau dengan ungkapan “masak nyawa dijadikan taruhan?”. Kita ketahui bersama bahwa hal yang sudah digariskan Tuhan pasti akan terjadi, dan tiap manusia akan mendapat “paket” sendiri-sendiri, sesuai dengan takdir Tuhan. Dan hal ini bersifat PASTI !! manusia tidak dapat menghindar. Hal yang dapat kita lakukan adalah mempersiapkan atau mengantisipasi peristiwa-peristiwa tersebut dengan upaya-upaya yang bermanfaat bagi kita dan keluarga. Apakah kita tega menyaksikan keluarga kita terlantar tanpa penghidupan ketika kita telah tiada?? Tentu tidak kan!! Kita justru mendapat dosa ketika menelantarkan anak dan istri kita. Maka langkah yang patut kita ambil adalah dengan mempersiapkan diri secara dini, dan salah satunya adalah dengan mengikuti program asuransi jiwa.
Semoga dengan tulisan singkat ini, kita dapat lebih memahami manfaat asuransi bagi kehidupan kita. Lalu, kenapa kita harus menunggu agen-agen asuransi mendatangi rumah kita? Mari kita datang ke kantor atau perusahaan asuransi untuk berkonsultasi dan kita akan mendapatkan langkah-langkah apa yang seharusnya kita ambil. Semoga bermanfaat.
Dalam kehidupan sehari-hari, ketika pasangan muda suami istri mulai mempunyai buah hati, maka kebutuhan hidup keluarga pun akan membengkak, mulai dari biaya perbaikan rumah tinggal, konsumsi rumah tangga, kemudian ketika anak memasuki usia sekolah maka pengeluaran akan bertambah. Dan kebutuhan biaya akan semakin meningkat seiring kelahiaran anak berikutnya.
Guna menyikapi hal ini, alangkah bijaknya jika kita sebagai orang tua menyiapkan berbagai persiapan antisipatif. Salah satunya adalah dengan ketersediaan tabungan untuk kebutuhan biaya pendidikan, tabungan keluarga, tabungan cadangan untuk biaya harian yang tak terduga. Hal ini mutlak dipersiapkan kita sebagai orang tua sebagai langkah pencegahan dini.
Alternatif lain yang dapat kita ambil adalah dengan mengikuti program Asuransi yang banyak ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Kita dapat mendaftarkan putra-putri kita mengikuti Asuransi Pendidikan yang manfaatnya tampak nyata, yaitu dikarenakan pada tiap jenjang pendidikan, putra-putri kita akan mendapatkan beasiswa. Tentu saja sebagai orang tua kita tidak akan kelabakan menyiapkan dana sekolah karena sudah disiapkan secara terprogram oleh perusahaan asuransi. Kemudian sebagai orang tua kita bergabung dengan program asuransi untuk hari tua, mulai dari asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.
Terdapat kesalahpahaman mengenai produk asuransi jiwa, kebanyakan masyarakat kita mengatakan dengan ungkapan-ungkapan “masak usia kita digadaikan?” atau dengan ungkapan “masak nyawa dijadikan taruhan?”. Kita ketahui bersama bahwa hal yang sudah digariskan Tuhan pasti akan terjadi, dan tiap manusia akan mendapat “paket” sendiri-sendiri, sesuai dengan takdir Tuhan. Dan hal ini bersifat PASTI !! manusia tidak dapat menghindar. Hal yang dapat kita lakukan adalah mempersiapkan atau mengantisipasi peristiwa-peristiwa tersebut dengan upaya-upaya yang bermanfaat bagi kita dan keluarga. Apakah kita tega menyaksikan keluarga kita terlantar tanpa penghidupan ketika kita telah tiada?? Tentu tidak kan!! Kita justru mendapat dosa ketika menelantarkan anak dan istri kita. Maka langkah yang patut kita ambil adalah dengan mempersiapkan diri secara dini, dan salah satunya adalah dengan mengikuti program asuransi jiwa.
Semoga dengan tulisan singkat ini, kita dapat lebih memahami manfaat asuransi bagi kehidupan kita. Lalu, kenapa kita harus menunggu agen-agen asuransi mendatangi rumah kita? Mari kita datang ke kantor atau perusahaan asuransi untuk berkonsultasi dan kita akan mendapatkan langkah-langkah apa yang seharusnya kita ambil. Semoga bermanfaat.
Langganan:
Komentar (Atom)